"Bacalah Dengan (menyebut) Nama Tuhanmu Yang Menciptakan"

Halaman

Senin, 28 Oktober 2019

Jatuh, Bangkit, Berlari!

Oleh : Samsinar Putri Saleh

Hari ini...
Kumerasa telah terjatuh ketitik terbawah dalam hidupku. kuterjatuh jauh dari Rabbku. Kuterjatuh sangat sangat dalam sehingga tak mudah bagiku untuk bangkit dan naik kembali. Tidak mudah bagiku kembali keposisi yang dekat dengan Rabbku, dekat dengan kekasihNya, dan dekat dengan orang-orang yang dicintaiNya.

Sejak halaqah itu berjeda, kejatuhan dan keterpurukan menimpaku berangsur-angsur hingga membawaku ketitik terdalam. Sekarang jauh dari jama'ah, halaqah tak berlanjut, kontakan pun tak berjalan. Kereta perjuangan telah melaju sangat jauh meninggalkanku dibelakang.

Kumerasa sendirian tertinggal kereta.
Aku harus apa sekarang?
Mungkinkah kuberlari untuk sampai pada kereta perjuangan itu yang telah melaju sangat jauh?
Haruskah aku menunggu dan mencari kereta lain?
Aduh,,, bagaimana  ini?

Tidak!!!
Hanya itulah satu-satunya kereta perjuangan yang akan mengantarkanku ketujuan mulia. Bukan hanya untuk kemuliaanku. Tapi juga akan membawa ayah ibuku pada kemuliaan. Bahkan seluruh keluargaku, saudara-saudaraku, serta umat islam akan diantarkan pada kemuliaan hanya dengan kereta ini.

Tidak!!!
Aku harus bangkit!
Bangkit, berdiri dan berlari mengejar kereta itu. Akan kujadikan pena sebagai senjataku agar bisa selamat dan kembali masuk kedalam kereta itu. Akan kujadikan lisanku sebagai perisai agar kutetap terjaga dalam perjalananku mengejar kereta perjuanganku.

Aku tau, aku akan cukup ngos-ngosan dalam kesendirian dan kegelapan. Akan kujadian mataku ini sebagai lentera dalam perjalananku. Mata yang selalu melihat dan membaca petunjuk dariNya, serta hati yang akan membenarkannya, akal yang akan menimbangnya, serta jiwa dan ragaku yang akan menjalankannya.

Aku tau, aku akan menjadi lemah dan rapuh saat berlari sendirian. Kelemahan dan kerapuhan ini akan semakin menjauhkanku dengan kereta peruanganku.
Maka, akan kuraih tangan orang-orang yang kulewati. Akan ku ulurkan tanganku pada tangan-tangan mereka agar mereka ikut bersamaku. Bersamaku berlari mengejar kereta peruangan itu. Akan ku ajak mereka semua berlari menuju kemenangan.
Dengan :
                Bekal              => Ilmu, iman, amal shaleh.
                Perlengkapan  => Pena, lisan, indra, Fisik.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menulislah, Jadilah Pena Kebenaran !

Oleh : Samsinar Putri Saleh Menulislah! Biarkan jemarimu menari dengan lincahnya. Menuangkan semua kata yang ada dalam benakmu. Menulisla...